Jalan Menuju Kesuksesan


A. LATAR BELAKANG

Setiap manusia diciptakan di dunia dengan segala kekurangan dan kelebihan masing-masing. Dengan kelebihan yang diberikan, diharapkan manusia dapat memanfaatkannya dengan optimal dan dapat meraih segala sesuatu yang diinginkan. Dengan kekurangan yang ada pada diri seseorang, diharapkan manusia mau berbenah dan belajar untuk menutupi kekurangannya tersebut. Dengan kelebihan dan kekurangan pada diri manusia, maka seseorang dihadapkan pada dua hal atau pilihan yang saling bertolakbelakang, baik atau buruk, kaya atau miskin, bersih atau kotor, hingga sukses atau gagal.

Kesuksesan atau kegagalan dapat menghinggapi setiap orang. Kesuksesan merupakan hak bagi setiap orang yang mau berusaha dan terus berusaha tanpa mengenal kata “menyerah” dalam setiap kegagalan. Sedangkan kegagalan adalah konsekuensi yang harus diterima oleh setiap orang atas segala segala usahanya yang belum berhasil, atau oleh setiap orang yang tidak mau berusaha, mudah menyerah, dan cepat putus asa.

Untuk dapat menjadi orang yang sukses, terlebih dahulu perlu mengerti dan memahami apa arti sebuah kesuksesan dan kegagalan, kisah-kisah orang sukses di dunia, dan bagimana kiat-kiat mereka dalam mencapai suatu kesuksesan.

B. TINJAUAN PUSTAKA

Dalam Sinar Harapan (2003) dinyatakan bahwa perubahan akan membawa seseorang dapat meraih kesuksesan. Topik mengenai Change Management telah membawa seseorang untuk mau merubah cara berpikir (paradigma) untuk dapat mencapai kesuksesan. Suatu perubahan merupakan keharusan, bukan sebuah kebutuhan atau pilihan lagi. Seseorang akan dapat bertahan dan terus eksis jika mampu melakukan perubahan. Namun seseorang sering enggan melakukan pubahan dikarenakan tiga faktor, diantaranya rasa takut karena tidak tahu pasti keadaan yang menanti didepan, resiko yang harus dihadapi, dan kesulitan dengan keadaan baru. Oleh karena itu yang perlu dilakukan adalah berani untuk mengambil keputusan, imajinasi untuk menentukan arah perubahan, dan komitmen pada pendirian untuk tetap melakukan perubahan.

Orang sukses adalah orang yang terus mencoba, meskipun telah mengalami banyak kegagalan. Ia memandang kehidupan sebagai peluang untuk mencapai kesuksesan (Bond, 2001).

Menurut Bond (2001), “ada tujuh hal yang dilakukan mereka dalam meraih sukse :

1. Orang sukses mau mengambil risiko. Mereka berupaya untuk mencapai target, melakukan penghematan, membangun relasi dengan banyak orang, dan gesit mencoba sesuatu yang baru guna mengikuti perkembangan zaman. David C. McClelland, seorang guru besar yang mendalami perjalanan orang-orang sukses serta telah melakukan perjalanan ke banyak negara dan melatih pengusaha kecil, menyatakan cara menjadi pengusaha kecil sukses adalah dengan menjadi pengambil risiko moderat; yang mau terus mengambil risiko untuk meraih sukses.

2. Orang sukses percaya diri dan merasakan bahwa mereka berbuat sesuatu untuk dunia. Mereka memandang sebuah dunia yang besar dan ingin memainkan peranan penting di dalamnya. Mereka tetap bekerja sesuai keterampilan mereka, sambil tetap menyadari bahwa keterampilan inti memberi nilai kepada keterampilan lainnya. Mereka juga sadar, karya terbaik akan menghasilkan kompensasi bagi mereka.

3. Orang sukses menikmati apa yang sedang mereka lakukan. Mereka mampu melihat pekerjaan sebagai kesenangan; mereka memilih bekerja di mana mereka dapat unggul. Orang sukses menyukai tantangan; mereka menikmati pencapaian puncak permainan mereka, apakah di pekerjaan, lapangan tenis atau lapangan golf.

4. Orang sukses adalah pelajar seumur hidup. Mereka menyadari, pendidikan tak pernah berakhir tapi dimulai di setiap tingkatan kehidupan dan terus berlanjut hingga akhir kehidupan. Pendidikan tidak terbatas di ruang kelas; artinya mencoba ide baru, membaca buku, surat kabar, majalah, dan menggunakan Internet merupakan bentuk pendidikan pula. Karena itu, tetaplah mengalir sesuai perubahan ketertarikan dan kemampuan Anda, dan nikmati perubahan. Ini akan membantu Anda tumbuh dan merasakan lebih percaya diri.

5. Orang sukses berpandangan positif terhadap apa yang dapat mereka kerjakan, dan ini meluas pada hal-hal lain. Mereka percaya gelas itu setengah penuh dan bukan setengah kosong. Mereka menanamkan semangat pada diri sendiri dan dapat membayangkan diri bagaimana mereka berhasil menyelesaikan suatu tugas sulit atau mencapai penghargaan tertinggi. Orang sukses berbuat bagaikan pelatih bagi orang lain, dengan menyuguhkan pesan-pesan positif dalam kehidupan sehari-hari. Mereka senang melihat orang lain membuat tonggak sejarah dalam kehidupan mereka.

6. Orang sukses punya banyak cara untuk memotivasi diri sendiri sehingga dapat terus berkarya lebih baik dari yang lain. Ada yang dengan cara melakukan beberapa pekerjaan setiap hari pada bidang berbeda. Seorang pria setengah baya memotivasi dirinya sendiri dengan mencoba mendapatkan lebih banyak uang daripada kakaknya. Seorang wanita berusia 29 tahun menjadi perawat top untuk menunjukkan kepada bekas gurunya bahwa dia memiliki keterampilan dan kecerdasan memadai untuk mencapai profesi itu.

7. Orang sukses menyelesaikan tugas tidak dengan setengah-setengah, dan mereka menggunakan cara kreatif dalam meraih sukses. Meski mungkin membutuhkan waktu lebih lama, mereka akhirnya melampaui garis finis. Mereka manfaatkan waktu dengan baik dalam mensinergikan kemampuan fisik dan mental untuk mencapai sukses.”

Salah satu nilai yang perlu dicontoh dari seorang Darwin E. Smith, seorang CEO Kimberly-Clark, yang sukses membawa perusahaan tersebut menjadi perusahaan produk konsumer berbasis kertas yang yang hebat adalah kinerja yang mengesankan dan luar biasa, serta pribadi yang rendah hati dan eksentrik (Swamajalah, 2004).

Achievement seems to be connected with action. Successful men and women keep moving. They make mistakes, but they don’t quit. Conrad Hilton – Prestasi terkait erat dengan tindakan. Orang-orang yang sukses akan terus berupaya. Mereka melakukan kesalahan, tetapi mereka tidak menyerah. Orang sukses bukan tidak pernah gagal, melainkan mereka tidak pernah menyerah. Sikap tersebut memerlukan mentalitas yang gigih. Kegigihan adalah salah satu unsur kehidupan yang sangat penting bagi kita. Sebagian besar orang-orang yang sukses memiliki mental seperti itu. Contoh, Laksamana Peary baru berhasil mencapai Kutub Utara setelah berupaya 8 kali. Sementara Thomas Alfa Edison melakukan eksperimen 1.000 kali sebelum berhasil menemukan bola lampu dan 1.000 paten terbanyak sepanjang masa. John Creasey ditolak 743 kali oleh penerbitnya, sebelum berhasil menerbitkan 560 judul buku, yang telah terjual lebih 60 juta kopi. Begitupun yang terjadi pada Albert Einstein, Abraham Lincoln, dan lain sebagainya. Mereka tidak memiliki kelebihan khusus kecuali kegigihan.” (Nurdin, 2007).

Nurdin (2007) menyatakan bahwa mentalitas gigih dapat ditingkatkan melalui membaca dan mendengar kisah tentang bagaimana orang-orang sukses di dunia mengatasi berbagai rintangan sampai akhirnya mereka berhasil menjadi pemenang, memiliki target yang jelas dan terukur, melakukan visualisasi sesering dan sejelas mungkin, menulis atau mengucapkan sebuah harapan secara berulang-ulang (auto-sugestion atau afirmasi),

Safrudin (2007) menyatakan bahwa terdapat empat alasan yang mendorong seseorang menjadi sukses menurut Edward D’Bono, yaitu keberuntungan (luck), sangat berbakat (very talented), anda sukses karena melakukan bisnis di sektor yang sedang tumbuh pesat (you are on a growing business sector), dan anda harus sedikit gila (tidak selalu menghasilkan hal negatif) kalau ingin meraih sukses (you are little bit mad).

Kunci kesuksesan yang diraih oleh Om Liem (Liem Soei Liong) adalah ketelatenan (Anggota Ikatan Penerbit Buku Indonesia Alternatif (IKAPIA), 2007).

Arimurti (2007) menyimpulkan bahwa sukses bukan berarti kaya. Sukses berarti mengerjakan hal yang mereka sukai dan menyukai yang mereka kerjakan, dan orang-orang menghargai apa yang mereka kerjakan. Sedangkan kaya berarti mempunyai banyak uang. Orang yang menghendaki sukses biasanya lebih fokus pada kekuatan yang dimilikinya, dan tidak peduli dengan kelemahannya, daripada memperbaiki kelemahannya. Jadi fokus pada kekuatan lebih berarti dibanding memperbaiki kelemahan diri.

Hupudio (2001) menyimpulkan bahwa belajarlah dari kesuksesan orang-orang Cina di Glodok. Dalam 9 tahun terakhir mereka mampu bangkit dari kehancuran. Bekerja keras merupakan Way of Life mereka. Mereka mampu bangkit tanpa bantuan pemerintah dan cuma bersandar pada pengalaman, kemampuan, kerja keras, keuletan, dan dengan modal kepercayaan mereka mampu bangkit kembali.

Krista (2004) menyatakan bahwa ”menurut Frickson Sinambela S.PSI, MT., (pakar psikologi dari Ubaya) arti kesuksesan ada tiga, yaitu mengenai tujuan hidup pribadi, bertumbuh ke arah potensi maksimum, serta yang terakhir memberikan nilai tambah pada kehidupan orang lain. Frickson menjelaskan popularitas tidak ada hubungangannya dengan kesuksesan seseorang namun erat kaitannya dengan penemuan identitas diri. Sedangkan menurut Yakub Trihandoko M.Th. arti kesuksesan dan idol di mata agama. Biasanya, populer adalah parameter kesuksesan. Kesuksesan hanya berhubungan dengan hal-hal seperti wajah dan talenta. Kesuksesan berasal dari keterampilan dan kesempatan bukan hasil kerja keras.”

”Arti sukses yang hakiki adalah mampunya seseorang memimpin dirinya agar dapat mengenal Allah SWT sehingga tumbuh dalam diri sebuah rasa dan jiwa seorang hamba, ada rasa rindu dan usaha untuk senantiasa tunduk dengan segala aturan-Nya, untuk senantiasa menjadikan Rasulullah SAW sebagai suri teladan hidupnya.” (Fakhrurrozy, 2007).

Zulukhu (2007) menyimpulkan bahwa arti kesuksesan bagi tiap-tiap orang berbeda satu sama lain. Namun banyak orang yang mendefinisikan kesuksesan berdasarkan tiga hal, yaitu Kekuasaan, Uang, dan Kemasyuran (popularitas). Orang dapat disebut sukses apabila telah mencapai minimal satu hal di atas. Banyak orang telah mendapatkan kekuasaan, uang, dan kemasyuran. Namun kemudian tidak sedikit yang kondisi keluarganya menjadi berantakan,atau berakhir di penjara, bahkan ada yang lebih memilih mengakhiri hidupnya. Oleh karenanya, kesuksesan bukan hanya dinilai secara materi, namun juga perlu memperhatikan sisi kedamaian di hati.

Martin (2007) menyatakan bahwa ”saat anda mengalami kegagalan, jangan kalang kabut. Jangan biarkan energi anda habis terkuras hanya karena terbekap kegagalan. Sungguh sangat arogan jika kita selalu berharap semua berjalan mulus tanpa kendala. Ambillah medali kemenangan dari setiap kegagalan yang kita alami. Kita tidak mungkin sukses tanpa memiliki keberanian untuk gagal. Lihatlah mereka yang sukses itu. Mereka melewati berbagai tantangan dan kesulitan dengan jiwa besar. Kegagalan paling buruk adalah mereka yang mencoba, lalu kalah dan menyerah. Dag Hammarskjold pernah bilang, jangan pernah mengukur tinggi sebuah gunung sebelum Anda mencapai puncaknya. Karena, Anda kemudian akan melihat betapa rendahnya gunung itu. Tak ada kata menyerah!”

Unknown (2007) menyimpulkan bahwa sukses bukan berarti kaya, terkenal, hebat, atau banyak networking. Sukses berarti berhasil mempertahankan performa secara konsisten, ataupun saat mampu melampaui pencapaian yang kemarin.

Suka (2000) menyatakan bahwa ”untuk mencapai kesuksesan pasti diperlukan ketekunan, kesetiaan dan pantang menyerah. Tidak ada kesuksesan diraih dengan singkat. Semua sukses pasti melalui proses yang terus menerus dan perlu waktu. Jika dari awal sudah setia pasti akan timbul komitmen pada diri sendiri untuk maju dan berhasil. Tidak akan menyerah sebelum keberhasilan itu tercapai. Apa yang harus diperhatikan ? Yaitu berkeyakinan kuat, antusiasme dan percaya diri, memanfaatkan potensi sepenuhnya, bertindak proaktif, dan mengisi waktu dengan aktifitas terbaik.”

Sopa (2007) menyimpulkan bahwa kunci kesuksesan seorang Tantowi Yahya sesungguhnya ada pada mindset sukses dan semangat untuk sukses. Success is never ending; failure is never final.

“Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah, dengan harta dan jiwa mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah, Mereka itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan. Tuhan Menggembirakan mereka dengan memberikan rahmat keridaan dan surga, mereka memperoleh kesenangan yang kekal di dalamnya. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya, Sungguh, di sisi Allah terdapat pahala yang besar.” (Surat At-Taubah : 20 – 22).

Menurut Andrie Wongso “sukses bukan sebuah nasib, tapi perjuangan. Sukses bukan kebetulan, semua disiapkan dan diperjuangkan. Sukses juga bukan keberuntungan tapi perjuangan. Mau sukses harus terus berjuang. Tak ada kesuksesan yang didapat dengan instan, langsung jadi. Harus berjuang, harus fight. Dan ingat, setelah sukses kita jangan manja.” (Trimuriana, 2006).

C. PEMBAHASAN

D. PENUTUP

E. DAFTAR PUSTAKA

Bond, W. J. 2001. http://www.indomedia.com/intisari/2001/jan/sukses.htm. Tujuh Kiat Sukses. 17 September 2007.

http://www.sinarharapan.co.id/ekonomi/mandiri/2003/0722/man01.html. Perubahan untuk Kesuksesan. 17 September 2007.

http://www.swa.co.id/swamajalah/sajian/details.php?cid=1&id=251. 2004. Kisah Sukses CEO Zuhud. 17 September 2007.

Nurdin, D. 2007. http://www.mail-archive.com/rantaunet@googlegroups.com/ msg05443.html. Kegigihan, Satu Hal yang Paling Membedakan antara Kegagalan dan Kesuksesan. 17 September 2007.

http://safruddin.wordpress.com/2007/09/09/4-alasan-untuk-sukses/. 4 Alasan Untuk Sukses. 17 September. 2007

http://www.geocities.com/capitolHill/senate/9577/kiat2.html. Kiat Sukses Oom Liem. 17 September 2007

Arimurti, I. 2007. http://groups.google.co.id/group/MirrorIKS/browse_thread/ thread/835e3bcb2c8dc912/f29074b4b899a1f5?lnk=st&q=contoh+orang-orang+sukses& num=8&hl=id#f29074b4b899a1f5. Renungan : Murid bodoh VS murid pintar. 17 September 2007.

Hupudio, H. 2001. http://groups.google.co.id/group/soc.culture.indonesia/ browse_thread/thread/b6e89f8ad1b3e728/50a84f6027a2b30e?lnk=st&q=contoh+orang-orang+sukses&rnum=6&hl=id#50a84f6027a2b30e. Bisnis Orang Cina di Glodok !. 17 September 2007.

Krista. 2004. http://www.petra.ac.id/dwipekan/edisi07_xxviii/seputar.html. What’s Behind “The Idol” Seminar Refleksi Iman 2004. 17 September 2007.

Fakhrurrozy. 2007. http://zidaburika.wordpress.com/2007/07/12/arti-kesuksesan/. Arti Kesuksesan. 17 September 2007.

Zalukhu, E. 2007. http://www.eloy-zalukhu.com/index.php?option=com_ content&task=view&id=39&Itemid=30. Arti Kesuksesan. 17 September 2007.

Martin, A. D. 2007. http://groups.google.co.id/group/MirrorIKS/browse_ thread/thread/a8a1215d926b351d/01c501fd3657a8f1?lnk=st&q=contoh+orang-orang+sukses&rnum=10&hl=id#01c501fd3657a8f1. Belajar dari Kegagalan. 17 September 2007.

Unknown. 2007. http://viliaciputra.multiply.com/journal/item/1101/ Mendefinisikan_Kembali_Arti_Kesuksesan. 17 September 2007.

Suka, A. G. 2000. http://www.geocities.com/w4n2000/kiat.htm. Kiat – Kiat Sukses. 17 September 2007.

Sopa, I. 2007. http://groups.google.co.id/group/berbicara_di_depan_publik/ browse_thread/thread/8e2f21886f909a9a/f927e8e503f4d820?lnk=st&q=contoh+orang-orang+sukses&rnum=29&hl=id#f927e8e503f4d820. Biografi Suklses : Tantowi Yahya. 17 September 2007.

Surat At-Taubah : 20 – 22.

Trimuriana. 2006. http://trimuriana.blogspot.com/2006/07/kiat-sukses-andre-wongso.html. Kiat Sukses Motivator Andrie Wongso. 17 September 2007

%d blogger menyukai ini: