Usaha Konservasi Pada Lahan Kering


Nama : Ade Akhyar Nurdin
NIM : H1F007016
TEKNIK GEOLOGI 2007

RESUME TUGAS KONSERVASI LAHAN

DENGAN JUDUL “USAHA KONSERVASI PADA LAHAN KERING”

Diambil dari Lembar Informasi Pertanian (LIPTAN) LPTP

Koya Barat, Irian Jaya

Tidak dapat kita sangkal keadaan tanah sekarang ini semakin rusak. Kerusakan tanah tersebut pada umumnya terjadi karena tindakan manusia sendiri yang tidak mengindahkan kaidah-kaidah konservasi tanah dan air dalam mengelola usaha taninya. Seiring berjalannya waktu, kebutuhan akan lahan pertanian terus meningkat sesuai dengan berbagai keperluan yang semakin bertambah. Akan tetapi di lain pihak lahan pertanian semakin berkurang, karena lahan-lahan pertanian berubah menjadi lahan non-pertanian. Akibatnya pasokan kebutuhan pangan dalam negeri kurang.

Oleh sebab itu perlu dicari pemecahan masalahnya. Salah satunya usaha konservasi pada lahan kering. Adapun lahan kering dalam keadaan alamiah memiliki kondisi antara lain:

Peka

Tingkat kesuburan rendah

Memiliki kelembaban yang sangat rendah

Adapun tujuan usaha konservasi itu sendiri adalah:

Mencegah kerusakan tanah oleh erosi dan aliran permukaan

Memperbaiki tanah yang rusak/ kritis

Memulihkan dan mempertahankan kesuburan tanah

Mengamankan dan memelihara produktivitas tanah agar tercapainya produksi setinggi-tingginya dalam waktu yang tidak terbatas

Mempertahankan kemampuan daya dukung lahan dan lingkungannya dalam fungsi lingkungan hidup.

Meningkatkan produktivitas lahan usaha tani.

Usaha konservasi lahan biasanya dilakukan dengan kultur teknis atau vegetasi yaitu dengan:

1. Penambahan tanaman penutup tanah

Guna memperbesar kemampuan tanah untuk menyerap dan menahan air hujan.

2. Penanaman rumput

Sebagai pelindung tanaman dan penahan air serta memperbaiki kesuburan tanah.

3. Penanaman dalam strip (strip cropping)

Suatu sistem bercocok tanam dengan cara menanam beberapa tanaman dalam strip-strip yang berselang-seling pada bidang tanah dan disusun memotong lereng atau menurut kontur (sabuk gunung)

4. Pergiliran tanaman

Sistem penanaman berbagai tanaman secara bergilir dalam urutan waktu tertentu pada suatu bidang lahan.

5. Menambah tanaman penguat teras

Bermanfaat dalam menyuburkan tanah maupun sebagai makanan ternak

6. Penggunaan bahan organik dan mulsa

Cara ini dapat mempertinggi kemampuan tanah dalam menyerap air sehingga dapat mempertahankan kelembaban tanah.

Dapat disimpulkan bahwa tanah/ lahan kering bukannya lahan gersang yang sudah tidak dapat dipakai/ ditanami lagi. Namun perlu adanya penangan khusus untuk mengembalikan kembali kemampuan produktivitas tanah.

Jika lahan-lahan kering di Indonesia sudah dapat dimanfaatkan kembali menjadi lahan yang produktif, insyalloh tidak akan ada lagi kekurangan pasokan bahan makanan atau kebutuhan hidup rakyat Indonesia. Namun itu tidak akan berhasil jika cara pikir kita tidak berubah. Yang diperlukan sekarang adalah berusaha dan bersabar.

2 Tanggapan

  1. Tulisan ini sangat bagus dan perlu dibaca oleh mahasiswa Fakultas Pertanian jurusan/PS Ilmu Tanah. Perlu diperkaya contoh kasus untuk lahan kering di berbagai daerah di Indonesia

  2. Saat ini di kabupaten Enrekang,beberapa petani membudidayakan Kacang Koro Pedang. Apakah teman2 sudah kenal tanaman ini??
    Bentuk tanamannya menyerupai perdu batangnya bercabang pendek dan lebat dengan jarak percabangan pendek dan perakaran termasuk akar tanggung dan dalam. Bentuk daun trifoliat dengan panjang tangkai daun 7-10 cm, lebar daun sekitar 10 cm, tinggi tanaman dapat mencapai 1 meter.
    Biji berwarna putih dan tanaman koro dapat dipanen pada umur 4-6 bulan.
    Kandungan protein biji koro pedang (27,4 %),Budidaya tanaman koro pedang sangat mudah, dapat tumbuh baik di lingkungan suboptimal/tanha kering,bukit. Dimanfaatkan sebagai pengganti kedelai.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 25 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: